Bukti Ilmiah Pegunungan Ibarat Pasak

No comment 176 views

Dalam geologi, fenomena “lipatan” adalah sebuah fakta ilmiah yang baru saja ditemukan. Lipatan yang terjadi mengakibatkan terbentuk pegunungan.

Kerak bumi yang kita tempati sekarang ini seperti sebuah kulit yang padat. Sedangkan di bagian dalamnya berupa cairan dan panas sehingga tidak mungkin ada kehidupan di sana.

Diketahui juga bahwa stabilitas pegunungan terkait dengan fenomena lipatan. Karena itu, lipatan menyediakan fondasi untuk relief-relief komponen pembentuk pegunungan.

Ahli geologi mengatakan bahwa jari-jari bumi sekitar 3.750 mil dan kerak tempat kita berpijak sangatlah tipis hanya berkisar 1-30 mil.

Karena tipisnya kerak tempat kita berpijak, maka kemungkinan untuk bergetar sangat tinggi. Di sinilah pegunungan berperan sebagai pancang atau pasak bagi kerak bumi. Gunung memberikan stabilitas bagi daratan, tempat kita hidup.

Al-Qur’an dengan sempurna mendeksripsikan fenomena ini dalam ayatnya,

Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan? Dan gunung-gunung sebagai pasak?” (QS. An-Naba’: 6-7)

Kata ‘awtad‘ berarti pancang atau pasak (seperti yang biasa digunakan dalam mendirikan tenda), mereka adalah bagian dalam dari sebuah lipatan. Sebuah buku berjudul “Earth” menjadi buku referensi dari disiplin ilmu geologi pada banyak universitas di seluruh dunia. Salah satu penulis buku ini adalah Frank Press, presiden Akademi Sains di AS dan yang berwenang sebagai penasihat ilmu pengetahuan pada masa Presiden AS Jimmy Carter.

Dalam buku “Earth”, penulis menggambarkan gunung berbentuk pasak, permukaan gunung yang sering kita lihat hanya sebagian kecil saja dari keseluruhan gunung itu sendiri. Di bagian bawah permukaan tanah, gunung tampak seperti akar yang menghujam sangat kuat.

Dr. Press mengatakan bahwa pegunungan memainkan peranan yang penting dalam menstabilkan kerak bumi.

Al-Qur’an telah menyebutkan fungsi pegunungan sebagai penjaga stabilitas daratan bumi. Al-Qur’an telah menggambarkan fakta ilmiah ini sesuai dengan ilmu geologi modern secara sempurna.

Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh agar ia (tidak) guncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di sana itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.” (QS. Al-Anbiya’: 31)

Pegunungan Menancap dengan Kuat

Permukaan bumi terpecah-pecah menjadi banyak lempeng yang memiliki ketebalan sekitar 100 km. Lempengan ini mengambang di sebagian wilayah yang mencair (disebut aesthenosphere).

Formasi gunung terbentuk pada lempengan tersebut. Kerak bumi tebalnya 5 km di bawah lautan, tebalnya sekitar 35 km di bawah permukaan kerak kontinental, dan hampir mencapai 80 km di bawah pegunungan besar.

Ini adalah fondasi yang kuat bagi pegunungan. Al-Qur’an pun berbicara tentang fondasi pegunungan yang kuat dalam ayat berikut,

Dan gunung-gunung Dia pancangkan dengan teguh.” (QS. An-Nazi’at: 32).*/Dikutip dari buku Dr. Zakir Naik: Miracles of Al-Qur’an & As-Sunnah.

author
No Response

Leave a reply "Bukti Ilmiah Pegunungan Ibarat Pasak"