“Memancarkan”Al Qur’an di Gunung Pancar

Memancarkan Gunung PancarRintik hujan mengiringi keberangkatan tim Yayasan Wakaf Qur’an Suara Hidayatullah dari kantor menuju Bogor. Arus lalu lintas juga sedikit tersendat di tol Jagorawi saat hujan semakin lebat sesampai di daerah Sentul. Saat itu tim Yayasan WQ Suara Hidayatullah hendak melalukan kunjungan dan pembagian Al quran wakaf di daerah Kampung Wangun Tiga, Desa Karang Tengah, Kec babakan Madang Kab.Bogor.

Perjalanan ditempuh sekitar 3-4 jam dari Jakarta, medan yang cukup menantang sesaat telah keluar dari Perumahan Sentul City menuju lokasi.Layaknya daerah perbukitan yang lain, jalur menuju Kampung Wangun Tiga juga harus ditempuh dengan naik turun bukit.

Tempat ini boleh dibilang memang masih berdekatan dengan ibu kota, namun jangan dibayangkan kalo daerah ini juga seramai dan gegap gembita seperti di Ibu Kota.Sungguh jauh dari keramaian karena di kampung Wangun Tiga listrik pemerintah belum menjangkau.”Penerangan warga selama ini hanya menggunakan kincir air swadaya masyarakat”Begitu tutur Ustd.Pardi .

Ustd.Pardi telah menetap di Kampung Wangun Tiga selama 14 tahun, selama itu pula beliau mendidikasikan dirinya untuk melakukan pembinaan keagaamaan di kampung ini.Setiap ba’da sholat isya di musholah dekat rumah beliau, beliau mengajar ngaji sekitar 50 anak, disamping mengaji al qur’an ustd Pardi mengajarkan beberapa kitab diantaranya kitab jurumiah .Untuk kajian orang tua ustd Pardi mengajar kitab Fathul Muin.

Alhamdulillah Tim wakaf bisa bersilaturahim dengan beliau dan memberikan al quran wakaf sebanyak 88 eks untuk mendukung keberlangsungan pengajian, selain al quran tim wakaf juga memberikan 20 mukena untuk ibu-ibu jamaah pengajian “Semoga al quran dan mukena ini semakin meningkatkan semangat anak-anak dan ibu-ibu untuk terus ikut taklim”begitu tutur ustd Pardi.

author