Penyaluran Al-Quran untuk Komunitas Donatur Sedekah Jumat

Bermodal komunikasi melalui grup di Whatsapp, satu komunitas di Kabupaten Kediri bernama Donatur Sedekah Jumat berusaha membantu orang-orang tidak mampu. Bahkan komunitas ini juga membantu merenovasi rumah yang didiami orang-orang miskin.

“Komunitas yang ada di grup WA ini berasal dari semua profesi. Ada pegawai negeri, pedagang kecil, dan profesi lainnya,” kata Marlina, aktivis komunitas tersebut. Ada sekitar 50 orang tergabung dalam grup WA Donatur Sedekah Jumat.

Setiap orang yang ada di grup itu setiap Jumat memberikan sedekah sesuai kemampuan masing-masing. Sedekah-sedekah tersebut kemudian dikumpulkan oleh koordinator yang ada di wilayah Kediri utara dan Kediri selatan.
“Sebagian ada yang memberinya dengan mentransfer. Dari sedekah yang dihimpun itu kemudian setiap Jumat disalurkan kepada duafa yang membutuhkan, antara 6 sampai 10 orang. Nilainya antara Rp 500.000 sampai Rp 600.000. Jumlah orang dan nominal bantuan bergantung dari perolehan donatur,” kata Marlina.

Kaum duafa yang dibantu dipilih orang-orang tua renta yang tidak produktif sama sekali. Prinsip penyalurannya, dana dari donatur setiap Jumat harus habis disalurkan kepada duafa.

Sementara untuk kegiatan bedah rumah, komunitas ini telah melaksanakan sebanyak delapan kali. Perwujudannya dengan memperbaiki bagian-bagian rumah yang rusak. “Kami melaksanakan dengan prinsip rumah tersebut bisa nyaman dihuni. Bukan membongkar dan membangunnya lebih baik sebagaimana dilakukan pemerintah.”

Ia menjelaskan, grup WA donatur itu mulai beraktivitas sejak Februari 2017. Keanggotaannya berawal dari pertemanan, kemudian dilanjutkan dengan orang-orang lain yang tertarik dengan kegiatan itu setelah dikenalkan dengan program-programnya.

Segala aktivitas keanggotaan dan penyalurannya dilaporkan melalui grup WA, mulai dari penghimpunan dana, program-program, dan pelaporan penggunaan dana serta penyalurannya. “Semua pelaporan dilengkapi dokumen, termasuk foto dan video. Dan duafa yang perlu dibantu juga berdasarkan informasi dari para donatur yang ada di grup WA,” kata Marlina.

Grup WA penyantunan ini juga sigap membantu ketika banjir bandang melanda Pacitan belum lama ini. Untuk tahap pertama komunitas Donatur Sedekah Jumat telah menyampaikan bantuan Rp 19 juta, pakaian layak pakai, dan beras.

Terkait dengan kegiatan komunitas ini, Yayasan Wakaf Al Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH) telah menyalurkan 40 al-Quran pada Sabtu, 10 Desember 2017. Al-Quran tersebut lantas disalurkan kembali oleh Donatur Sedekah Jumat kepada majelis-majelis taklim dan TPA yang ada di Desa Kanyoran, Kec. Semen, Kediri.

Pada saat yang sama YAWASH juga membantu 20 al-Quran kepada Pesantren Tahfidul Quran Yatim dan Dhuafa Ar-Risalah di Jl. KH Wahid Hasyim VB, Bandar Lor, Kediri.

Penyaluran juga disampaikan kepada Mushalla Al-Ikhlas di Dusun Semande RT 1/RW 5, Desa Sumber Mulyo, Jogoroto, Jombang sebanyak 20 al-Quran. Di tempat ini dilangsungkan kegiatan Taman Pendidikan Al-Quran dan Pusat Pendidikan Anak Saleh bagi warga di sekitar.

Bantuan diberikan karena sarana belajar al-Quran yang tersedia sangat kurang. Al-Quran yang ada pun banyak yang dalam kondisi rusak.

Pada Rabu, 6 Desember juga telah dilakukan penyaluran 45 al-Quran ke Dewan Kemakmuran Masjid Al-Hikmah, perumahan Mediterania Residence, Kelurahan Sukamulya, Cikupa, Tangerang, Banten. DKM Al-Hikmah memiliki binaan yang tersebar di lima mushalla, dan 50 anak didik yang aktif. Juga mempunyai program setiap habis shalat para jamaah membaca al-Quran dalam satu jam khatam, dihadiri 30 jamaah.

“Semoga al-Quran dari para muwakif bermanfaat untuk masyarakat. Setiap huruf yang dibaca akan menjadi ladang amal untuk bekal di akhirat kelak,” kata Direktur YAWASH, Dadang Kusmayadi.*

author
No Response

Leave a reply "Penyaluran Al-Quran untuk Komunitas Donatur Sedekah Jumat"