Penyerahan Quran Wakaf untuk warga Kampung Laut melalui Pesantren Annur Al Atsary

Pendistribusian al-Qur’an oleh Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah (YWASH) untuk masyarakat Kampung Laut, Kota Banjar, Jawa Barat yang semula akan diantar sendiri harus ditunda sementara waktu, akhirnya al quran diserahkan melalui Pondok Pesantren An-Nuur Al-Atsary.

Penitipan 71 eksemplar al-Qur’an wakaf tersebut dilakukan atas permintaan pihak PP An-Nuur sendiri.

“Al-Qur’an itu disimpan di sini saja, nanti kami yang mengantar ke sana sebagai hadiah,” kata salah seorang pengurus PP An-Nuur Ustadz Sofyan kepada tim YWASH dan tim redaksi Kelompok Media Hidayatullah (KMH), Rabu (10/10/2012).

Menurut Ustadz Sofyan, warga Kampung Laut yang tersebar di berbagai pulau sulit untuk dikumpulkan. Al-Qur’an tersebut pun, katanya, akan dijadikan hadiah agar mereka mau berkumpul.”Minat baca mereka kurang. Kalau ada pembagian, mereka gampang datang,” tambah Sofyan.

Rencana awalnya, al-Qur’an wakaf akan didistribusikan langsung ke Kampung Laut. Namun, atas beberapa pertimbangan termasuk masukan dari pihak An-Nuur, tim YWASH-KMH menunda keberangkatan di lain waktu.

Medan menuju ke Kampung Laut, menurut Sofyan, tidak memungkinkan bagi tim YWASH-KMH untuk berangkat saat itu juga.”Kalau abis zhuhur, air surut,” kata salah seorang rekan Sofyan, Abu Jundi.

Menurut Abu Jundi, jika air surut, perjalanan ke Kampung Laut pada siang hari bisa memakan waktu hingga tengah malam. Hal ini, lanjutnya, disebabkan perahu tak bisa berlayar jika laut dangkal.

“Jam 9 malam air naik lagi, dan tengah malam (baru mulai) air banyak. Biasanya kami kalau ke sana (pada) pagi (hari),” jelasnya.

Situasi tersebut dikuatkan Pimpinan PP An-Nuur Ustadz Khotib. Menurutnya, kondisi medan di sana juga kurang memungkinkan untuk didatangi pada malam hari. Selain keterbatasan listrik, juga ketersediaan tempat tinggal yang tidak memadai.

“Kalau ke sana malam, harus bawa tenda. Berdoa aja semoga macannya gak keluar,” ujar Khotib tanpa bermaksud menakuti-nakuti.

PP An-Nuur terletak di Desa Sindangsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, sekitar 30 kilometer dari Dermaga Majingklak. Dermaga Majingklak merupakan salah satu pintu masuk menuju kawasan Kampung Laut.

Selama ini PP An-Nuur memang gencar melakukan dakwah di Kampung Laut. Dai-dai mereka kerap bolak-balik ke sana. Pada Ahad nanti, mereka akan kembali melakukan kunjungan dakwah ke tempat yang marak dengan ancaman kristenisasi tersebut.

Keterbatasan waktu dan perbekalan memaksa tim YWASH-KMH mengatur ulang rencana silaturahim ke Kampung Laut.*

author
No Response

Leave a reply "Penyerahan Quran Wakaf untuk warga Kampung Laut melalui Pesantren Annur Al Atsary"