Usai Dilanda Banjir Bandang Dibantu Al-Qur’an

KETUA Takmir Masjid Nurul Jadid di Desa Alasmalang, Kec. Singojuruh, Banyuwangi, tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih atas bantuan Al-Qur’an dari Yayasan Wakaf Al Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH). Belum lama ini di lingkungan tempat masjid ini berada dilanda banjir bandang, yang mengakibat sejumlah fasilitas untuk beribadah mengalami rusak.

Kerusakan juga dialami satu masjid dan dua mushalla lainnya. Segala fasilitas beribadah di dalam masjid seperti sound system, kitab-kitab, dan perlengkapan shalat, tidak dapat difungsikan lagi.

“Semoga jerih payah teman-teman relawan diberi balasan terbaik oleh Allah. Semoga bisa semakin mempererat ukhuwah sebagai sesama Muslim,” kata Totok, Ketua Takmir.

Di samping Al-Qur’an, juga disampaikan bantuan sejumlah mukena. “Kami mewakafkan Al-Qur’an dan mukena untuk masjid di Singojuruh, semoga bisa bermanfaat untuk kelancaran ibadah di masjid,” kata Ihsan mewakili YAWASH.

Penyaluran wakaf ini lanjutan dari bulan sebelumnya. Dalam kegiatan itu berupaya merajut silaturahim dengan tokoh agama dan masyarakat guna merajut dakwah islamiyah pasca terjadinya musibah.

“Musibah yang pernah terjadi hendaknya menjadikan kita bermuhasabah, semakin mendekatkan diri kepada Allah dan juga memperat ukhuwah sesama Muslim,” paparnya.

 

Bantuan Al-Quran juga diberikan ke Masjid At-Taqwa dan TPQ Ihya’ul Ulum di Dusun Tamansuruh, Desa Bangorejo, Kec. Bangorejo, Banyuwangi. Masjid dan TPQ ini berada di selatan wilayah Banyuwangi yang di lingkungan sekitarnya masih dipenuhi hutan.

Perekonomian masyarakat di dusun ini masih minim dan sangat membutuhkan kegiatan dakwah. Fasilitas kitab dan sarana beribadah di tempat-tempat ibadah tampak kurang memadahi.*

Berbagi Untuk Yang Lain:
No Response

Leave a reply "Usai Dilanda Banjir Bandang Dibantu Al-Qur’an"