Al-Qur’an untuk Warga Salebba

No comment 136 views

Kamis, 25 Juli lalu. Sinar matahari mulai meninggi. Seorang petugas penyuluh agama Islam Kecamatan Ponre bersiap-siap menunaikan tugasnya. Tidak seperti biasanya, kini dia membawa dua buah kardus berisi al-Qur’an di sepeda motornya. Tujuannya ke Desa Salebba untuk mengisi pengajian di majelis taklim selepas shalat Zuhur. Selain itu, ia juga akan membagikan al-Qur’an wakaf.

Seolah tak mempedulikan matahari yang menyengat. Ia terus memacu sepeda motornya. Namun qadarullah. Tiba-tiba di sebuah tanjakan yang tajam sepeda motornya berhenti. Tercium bau hangus menyengat. Ia meminggirkan sepeda motornya seraya berdoa agar perjalanannya dimudahkan Allah SWT.

Setelah berhenti beberapa saat, alhamdulillah sepeda motornya hidup kembali. Ia kemudian melanjutkan perjalanannya.

“Yah begitulah suka duka dalam menjalankan tugas, tapi alhamdulillah, jalanan sekarang sudah sedikit lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya,” kata Irfan Syamda, petugas penyuluh agama Islam Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

“Kalau musim hujan jalanan licin. Saya jatuh dari motor sudah tak terhitung lagi. Namun karena melihat antusias masyarakat, siswa TPA untuk belajar agama, saya pun bersemangat,” ungkap pria 27 tahun ini penuh semangat.

Sesampainya di lokasi, jamaah majelis taklim sudah menunggu. Selain itu, ada juga aparat desa, kepala dusun, imam masjid, dan masing-masing perwakilan masjid se-Desa Salebba.

Setelah shalat Zuhur, kemudian Irfan mengisi kajian rutin. Materi yang disampaikan yaitu keutamaan dan manfaat wakaf. Di akhir kajian ia menghimbau, ”Bagi masyarakat yang memiliki kelapangan agar mewakafkan sebagian hartanya sehingga menjadi amal jariyah yang akan mengalirkan pahala hingga akhir kelak,” katanya.

Pada kesempatan itu pula, al-Qur’an wakaf diserahkan secara simbolis dari Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH) kepada masing-masing perwakilan masjid.

Penyerahan dilakukan oleh Irfan kepada perwakilan dari Masjid Baitul Rahman, Masjid Nurul Yaqin, dan Masjid Asy-Syuhada.

“Al-Qur’an ini harap dibaca, jangan hanya ditempatkan di rak-rak masjid saja, agar orang yang mewakafkannya mendapat pahala dari setiap huruf yang dibaca dari al-Qur’an ini,” ajak Irfan.

Imam Desa Salebba, Dahri, menyampaikan ucapan terima kasih. “Saya mewakili jamaah penerima manfaat wakaf al-Qur’an mengucapkan terima kasih kepada para muwakif atas sumbangannya melalui Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah. Insya Allah sangat bermanfaat bagi kami,” kata Dahri.

Desa Salebba merupakan salah satu desa dari sembilan desa yang ada di Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Desa yang memiliki jumlah penduduk sekitar 500 jiwa ini merupakan desa yang terpencil. Mayoritas penduduknya bertani atau berkebun.

Meskipun jarak ke ibukota kecamatan hanya sekirtar 10 kilometer. Tetapi karena medannya yang berat sehingga sulit untuk diakses.

Desa ini berada di puncak tertinggi di Kecamatan Ponre. Ada tiga dusun dan tiga masjid di desa ini, yaitu Masjid Baitul Rahman di Dusun Bakung, Masjid Nurul Yaqin di Dusun Watang Ponre, dan Masjid Asy-Syuhada, lokasinya paling jauh yakni di Dusun Palacari.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Komunitas Pecinta Sedekah yang telah bekerjasama dengan kami. Amanahnya sudah kami sampaikan. Semoga kerjasama ini bisa berlanjut,” ujar M Azmi, Sekretaris Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah.

Mari kita bantu mereka yang membutuhkan al-Qur’an di berbagai pelosok negeri ini.* Dadang Kusmayadi/Sejutaquran.org

Berbagi Untuk Yang Lain:
No Response

Leave a reply "Al-Qur’an untuk Warga Salebba"