Berbagi Al-Qur’an di Pedalaman OKI

No comment 251 views

Motor air alias perahu klotok itu sudah 2 jam menyusuri sungai dan rawa-rawa sejak keberangkatannya dari dermaga Desa Wiralaga. Namun belum juga sampai di tempat tujuan, yakni Dusun Suka Ramai.
Konon perjalanan melalui air masih sekitar 1 jam lagi. Setelah itu, dilanjutkan dengan perjalanan darat selama 2 jam.

Tidak mudah untuk mencapai Dusun Suka Ramai, Desa Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan ini. Daerahnya terisolasi karena berada di tengah hamparan rawa dan sungai.

“Itu jika musim kemarau. Jika musim hujan lain lagi ceritanya, bisa berhari-hari waktu tempuhnya,” ujar Ustadz Faruq Abdullah, seorang da’i yang aktif membina warga Sungai Ceper.
Wakaf al-Qur’an

Alhamdulillah, pada 13 Ramadhan 1440 Hijriyah (18 Mei 2019) lalu, telah diserahkan sejumlah al-Qur’an dari Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah. Al-Qur’an tersebut diserahkan kepada jamaah Masjid al-Ikhlas oleh relawan Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah, Ustadz Sandriansyah dan Ustadz Faruq Abdullah.

“Masyarakat pedalaman amat butuh sentuhan dakwah dan perhatian, agar mereka di balik keterasingannya mer
asa masih ada saudara Muslim lain dan lembaga Islam yang peduli,” kata Faruq Abdullah.

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Ceper, Kaharno, menyampaikan rasa terima kasihnya saat menyaksikan pembagian al-Qur’an tersebut.

“Terima kasih. Kami sangat terharu dan mengapresiasi program Tebar Sejuta Qur’an yang diinisiasi oleh Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah. Semoga apa yang telah mereka ikhtiarkan dalam program ini dibalas oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan keberkahan dan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir, baik bagi muwaqif, tim yayasan, maupun relawan,” ungkapnya.

“Kami berharap semoga pada masa mendatang ada yang memperhatikan lagi, baik dari segi spiritual maupun pemberdayaan ekonomi warga,” lanjut Kaharno.

“Alhamdulilah, jazakallah khairan katsiran. Semoga ini menjadi awal yang baik dalam membina dan mentarbiyah masyarakat agar mereka bisa membaca dan mengamalkan al-Qur’an bahkan mampu menjadi ahlul-Qur’an. Aamiin,” ujar M Dono, takmir Masjid al-Ikhlas.

Menurut Faruq, pria kelahiran Ogan Komering Ilir, 6 November 1986 ini, Dusun 4 Sungai Ceper yang juga disebut Suka Ramai Tulung Rumbai adalah wilayah yang masuk di Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan. Desa ini termasuk desa terisolir dari berbagai segi. Letaknya berada di pesisir sungai besar, yaitu sungai Mesuji.

Desa ini menghadapi problematika yang kompleks, antara lain bidang infrastruktur. Sulit dijangkau dan tertinggal. Sehingga fasilitas yang seharusnya mereka bisa nikmati di sini belum dirasakan, seperti aliran listrik.

Selain itu, kondisi jalan yang terbagi dua. Ada yang melalui kanal sungai dengan perjalanan memakai motor air, dan melalui jalan darat. Namun, jika musim hujan tidak bisa dilalui, karena tanahnya banyak kubangan.

Meski dalam keterbatasan, tetapi tidak mengurangi semangat mereka dalam menimba ilmu agama. Dan mereka semakin bersemangat ketika mendapat wakaf al-Qur’an dari Anda.* Dadang Kusmayadi/Suara Hidayatullah

Berbagi Untuk Yang Lain:
No Response

Leave a reply "Berbagi Al-Qur’an di Pedalaman OKI"