Home Berita Berwakaf Al-Qur’an di Masjid Tertinggi se-Pulau Jawa

Berwakaf Al-Qur’an di Masjid Tertinggi se-Pulau Jawa

by admin

Jum’at siang, 21 Agustus 2020 lalu, tim Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH) bersama Satuan Komunitas Daerah (Sakoda) Hidayatullah Jawa Timur (Jatim) berangkat dari Surabaya menuju Lumajang menggunakan truk TNI AL.

Rombongan yang terdiri dari 16 orang ini ingin menggelar kegiatan tebar Qur’an di Jabal Nur—masjid tertinggi se-Pulau Jawa yang ada di Lereng Gunung Semeru. Tepatnya di Dusun Gedok Pucuk, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kami tiba di basecamp Pesantren Hidayatullah Lumajang, tepat menjelang waktu shalat Maghrib. Udara dingin di kawasan perbukitan yang dihuni oleh masyarakat Suku Tengger ini pun mulai menyergap. Seolah dinginnya terasa menusuk hingga ke tulang ketika air wudhu menyentuh kulit badan.

Meski kondisinya seperti itu, tidak sedikit pun menyurutkan semangat rombongan untuk tetap bergerak. Apalagi selepas memperoleh motivasi dari Ustadz Mujtahid Ja’far, pimpinan Pesantren Hidayatullah Lumajang.

“Kalau kita komitmen, selalu menjaga shalat fardhu tepat waktu, bangun tengah malam untuk shalat Tahajud, wirid, baca al-Qur’an, insya Allah, Allah mampukan kita untuk menghadapi seluruh tantangan yang ada,” pesan Ustadz Tahid, sapaan akrabnya.

Sekitar jam 9 malam usai shalat, istirahat sejenak, serta makan, kami melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Masjid Jabal Nur. Sebetulnya banyak dari warga yang menawarkan jasa ojek motor, namun kami lebih memilih berjalan kaki seraya menikmati pemandangan langit malam. Kami hanya menyewa ojek motor untuk mengangkut sebagian perlengkapan.

Alhamdulillah, kami tiba di tempat tujuan pukul 12 malam. Sebagian istirahat dan bermalam di Masjid Jabal Nur. Sebagian melanjutkan perjalanan ke Puncak Bukit 29 atau disingkat B29 yang masih bagian destinasi wisata Taman Nasional Bromo-Tengger. Butuh waktu sekitar 3 jam berjalan kaki dari Masjid Jabal Nur.

Tim yang bermalam di Puncak B-29, menggelar pengibaran bendera Merah Putih pada esok paginya. Sementara, di Masjid Jabal Nur, dilakukan penyerahan wakaf al-Qur’an oleh tim YAWASH.

“Kami ucapkan terima kasih kepada para donatur dan Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah, atas penyaluran al-Qur’an untuk warga di Tengger. Mudah-mudahan menjadi amal jariyah kelak di Yaumul Akhir,” ungkap da’i Hidayatullah Lumajang, Bukhari Muslim.

Ucapan senada juga disampaikan Ketua Takmir Masjid Jabal Nur, Sukardi, “Terima kasih kepada para donatur dan Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah. Saya terima al-Qur’annya, semoga bermanfaat. Mudah-mudahan Allah SWT membalas dengan rezeki berlimpah dan umur panjang yang berkah. Aamiin.”

Puncak Gedok merupakan dusun tertinggi di antara dusun-dusun lainnya di Desa Argosari. Dulunya, mayoritas penduduknya beragama Islam. Tapi, konon, setelah ditinggal juru dakwah, Islam pun sempat redup bahkan mati. Setelah datang da’i dan dakwah menggeliat kembali, gelombang masyarakat yang kembali memeluk Islam semakin besar.

Tentu, mereka sangat senang mendapatkan al-Qur’an dari Anda. Sebagai bentuk perhatian kepada sesama Muslim, yuk, mari bantu mereka! *Achmad Fazeri/sejutaquran.org

Berbagi Untuk Yang Lain:

Related Articles

Leave a Comment

× Ada Yang Bisa Kami Bantu?