Home Berita Santri dan Masyarakat Sindang Senang Menerima Al-Qur’an

Santri dan Masyarakat Sindang Senang Menerima Al-Qur’an

by admin

Desa Sindang adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.

Desa ini cukup jauh dari kota. Masih asri, sejuk, dan tidak tercemar polusi. Masyarakatnya pun guyub, gemar bergotong-royong.

Semilir anginya selalu menyejukan jalanan kota kecil ini. Mungkin, ini juga yang menjadikan Majalengka disebut kota angin.

Di Desa Sindang berdiri sebuah pesantren sederhana. Pesantren Persatuan Islam 138 Sindang, Cikijing. Lokasinya sekitar 30 km dari pusat kota Majalengka. Atau kalau ditempuh dengan kendaraan pribadi memakan waktu sekitar 50 menit dari alun-alun Majalengka.

Di pesantren ini, santriwan dan santriwatinya selalu giat dalam belajar terutama mempelajari ilmu agama. Begitu juga para ustadz dan ustadzahnya, mereka bersemangat mengajar.

Saya sangat senang bisa diterima oleh masyarakat di desa ini. Selama satu bulan saya bersama teman (Anggi Khoerul Fikri) dari Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Islam (STAI Persis) Garut melaksanakan MPM (Masa Pengabdian Pada Masyarakat) atau KKN (Kuliah Kerja Nyata).

Kegiatan MPM tahun ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Karena, saat ini masih mewabahnya virus Covid-19, maka kampus memutuskan untuk menyebarkan mahasiswanya agar melakukan kegiatan MPM di wilayah yang dekat dengan tempat tinggalnya masing-masing.

Alhamdulillah. Saya dan teman melakukan berbagai kegiatan sesuai dengan program MPM, seperti mengajar santriwan dan santriwati di kelas, mengajar anak-anak Madrasah Diniyyah. Selain itu, mengisi pengajian rutin, bakti sosial dan kegiatan lainnya.

Saat subuh udara sangat dingin. Tetapi tak membuat para santri menyerah untuk pergi ke masjid. Mereka melaksanakan shalat Subuh berjama’ah. Setelah itu, membuat halaqah tahfizh al-Qur’an.

Para santri sangat bersemangat untuk menambah hapalan Qur’annya. Bahkan, ketika ba’da maghrib mereka tak kenal lelah untuk me-muraja’ah hapalan al-Qur’an, meskipun banyak kegiatan yang mereka lakukan di sekolah.

Seperti tak mau kalah oleh para santri, masyarakat di Desa Sindang juga bersemangat pergi ke masjid. Oleh karena itu, masjid tak pernah kosong oleh para jama’ah, baik dari kalangan santri maupun masyarakat umum yang ingin ikut mengaji.

Penyerahan Wakaf Al-Qur’an

Pada kesempatan itu, Selasa, 15 September lalu, telah diserahkan wakaf al-Qur’an secara simbolis dari Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH). Penyerahan dilakukan oleh saya dan Anggi Khoerul Fikri, mahasiswa dari STAI PERSIS Garut yang sedang melakukan MPM.

Wakaf al-Qur’an diterima oleh mudir pesantren, santriwan dan santriwati Pesantren Persatuan Islam 138 Sindang, dan juga beberapa masyarakat setempat.

“Saya atas nama Pesantren Persatuan Islam 138 Sindang, Cikijing menyampaikan ucapan terima kasih atas pemberian wakaf al-Qur’an ini. Semoga Allah limpahkan keberkahan yang terus mengalir untuk para pewakafnya,” kata Ajang Supriatna, Mudir Pesantren Persis 138 Sindang, Cikijing.

Senada dengan mudir pesantren, ungkapan terima kasih juga disampaikan oleh santri.

“Alhamdulillaah, kami mengucapkan terima kasih kepada pewakaf, pengurus Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah, dan kepada Teteh dan Aa mahasiswa STAI PERSIS Garut yang sudah membantu dan berkontribusi dalam memperjuangkan Kalam Allah di pesantren dan desa ini,” ungkap Galih, Ketua OSIS Putra.

“Kami sangat senang dan merasa terbantu dengan kehadiran Aa dan Teteh mahasiswa sehingga kami semakin semangat dalam menghafal al-Qur’an,” ucap Raisa Adila, Ketua OSIS Putri, menambahkan.

“Dik, perjalanan menjadi penghafal al-Qur’an itu tidak mudah, banyak hal yang harus kita korbankan. Andaipun dalam menghafal al-Qur’an kamu harus terluka, maka… cintai luka itu. Karena, luka di jalan Allah adalah surga,” pesan saya kepada santriwati.

Para santri tampak bersemangat dalam belajar dan menimba ilmu agama. Terutama dalam menghapal al-Qur’an. Dan mereka semakin bersemangat ketika mendapatkan wakaf al-Qur’an dari Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah.

Masih banyak pesantren, masjid, mushala, TPQ/A, dan madrasah di pelosok Nusantara yang membutuhkan al-Qur’an. Yuk, bantu mereka! *Juliantini/Dadang Kusmayadi/sejutaquran.org

Berbagi Untuk Yang Lain:

Related Articles

Leave a Comment

× Ada Yang Bisa Kami Bantu?