Home Berita Senyum Santri dan Guru TPQ Nurul Sibyan Bogor

Senyum Santri dan Guru TPQ Nurul Sibyan Bogor

by admin

Fatih Handayani menyungging senyum. Begitu juga teman-temannya. Mereka menyampaikan ungkapan terima kasih. “Alhamdulillah, kami santri TPQ Nurul Sibyan senang mendapat Qur’an baru dari Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah, jazakallah khairan katsiran,” katanya.

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami guru dari TPQ Nurul Sibyan, Bogor mengucapkan jazakallah khairan katsiran kepada Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah atas pemberian al-Qur’annya. Insya Allah sangat bermanfaat bagi kami,” ujar Ustadzah Habibah bersama pengajar lainnya.

Senada dengan itu, Ketua TPQ Nurul Sibyan, Ustadzah Nurul Azizah pun mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Alhamdulillah berkah. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah dan para donatur yang telah memberikan wakaf al-Qur’annya,” ungkapnya.

tessr

Ustadzah Nurul Azizah, lantas mendoakan para pewakaf. “Semoga Allah membalas kebaikan bapak, ibu, dan saudara sekalian dengan pahala yang berlimpah.”

“Dan juga para pengurus Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah semoga mendapat berkah. Jika masih ada al-Qur’annya mohon dikirim lagi untuk santri lainnya,” imbuhnya.

Belum lama ini, tim dari Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH) memberikan al-Qur’an kepada santri TPQ Nurul Sibyan. “Al-Qur’an yang kami berikan tidak banyak, namun ini bukti kepedulian kami untuk mendukung program pemberantasan buta huruf al-Qur’an. Semoga bermanfaat,” ujar M. Azmi, sekretaris YAWASH.

Menurut Ustadzah Nurul Azizah, TPQ Nurul Sibyan berdiri pada 1994. Beralamat di Kampung Cinangneng RT/RW.10/02, Desa Cinangneng, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.

Alhamdulillah, seiring dengan perjalanan waktu, jumlah santri terus bertambah. Para orangtua santri yang mayoritas buruh tani, pedagang sayur, dan kelontongan tersebut senang dengan keberadaan TPQ tersebut.

Saat ini santrinya berjumlah 100 orang, mulai dari usia PAUD hingga dewasa. Ada empat guru yang selalu siap mengajar mereka. Para santri berasal dari daerah sekitar TPQ.

Selain memberikan pengajaran untuk PAUD, TPQ Nurul Sibyan juga mengadakan kegiatan privat membaca al-Qur’an baik untuk anak-anak maupun orang tua. “kami tidak memaksa harus mebayar iuran, tetapi infak seikhlasnya saja,” ujar Ustadzah Nurul Azizah.

Meski sarana dan prasarana mereka terbatas, tetapi pengurus dan para santri tetap bersemangat mengajar dan belajar ilmu agama.

Masih banyak di pelosok Tanah Air kita yang membutuhkan al-Qur’an dan sarana lainnya. Oleh karena itu, yuk, bantu mereka dengan berwakaf al-Qur’an.*Dadang Kusmayadi/sejutaquran.org

Related Articles

Leave a Comment

× Ada Yang Bisa Kami Bantu?