Home Berita Tebar Wakaf Al-Qur’an di Cianjur

Tebar Wakaf Al-Qur’an di Cianjur

by admin

Puncak Cianjur terkenal dengan daerah wisata pegunungannya. Udaranya dingin dan pemandangannya indah. Selain itu, di pelosok Cianjur juga banyak berdiri pesantren.

Kabupaten Cianjur berbatasan dengan Kabupaten Bandung, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Purwakarta.

Nah, pada suatu kesempatan, bulan Juni-Juli lalu, Yayasan Wakaf Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH) melalui program Wakaf Sejuta Qur’an melakukan “tebar al-Qur’an” di daerah Cianjur, Jawa Barat.

2

Alhamdulillah, ada beberapa pesantren, masjid dan mushala yang menerima manfaat program Wakaf Sejuta Qur’an ini. Di antaranya, Pesantren Riyadul Mubtadi’in yang terletak di Kampung Caringin RT 04 RW 04, Desa Wargaasih, Kecamatan Kadupandak, Cianjur.

Menurut Ustadz Kosim, pendiri Pesantren Riyadul Mubtadi’in, awalnya ia membangun hanya berupa madrasah. Namun, kedepannya akan dijadikan sebuah pesantren. Ukurannya sederhana, hanya 4×6 meter persegi.

Alhamdulillah, meski kecil tapi berperan besar. Madrasah ini menjadi solusi bagi anak-anak di kampungnya untuk belajar agama, mulai dari TK hingga SMA.

“Saat ini santri sekitar 30 orang, karena tidak ada tempat mereka pulang-pergi, tidak mondok,” kata Ustadz Kosim.

Adapun aktivitas harian santri yaitu mengaji dan tadabbur al-Qur’an, hafalan al-Qur’an, dan mengaji Kitab Kuning. Santri juga dibekali keahlian belajar kaligrafi.

Ustadz Kosim menuturkan, pesantrennya ini dibuat dari kayu dan bilik bambu. Bertahun-tahun tidak pernah direnovasi karena tidak memiliki dana. Suatu ketika karena sudah rapuh atapnya ambruk dan menimpa beberapa santri yang sedang mengaji.

“Saya ingin membangun madrasah sekaligus pondok ini dengan permanen, namun tidak memiliki dana. Semoga ada kaum muhsinin yang diberikan kelebihan rezeki dari Allah sudi kiranya membantu kami,” ungkapnya.

“Alhamdulillah, terima kasih al-Qur’an dan Iqra’nya dari Yayasan Wakaf Qur’an Suara Hidayatullah. Pengurus dan santri bersyukur sekali, semoga pahala jariyahnya terus mengalir kepada pewakaf, pengelola yayasan, dan relawan,” ujar Ustadz Kosim.

Kebahagiaan juga dirasakan oleh santri dan pengurus Pesantren Assalam. Mereka senang mendapatkan al-Qur’an dan terjemahan yang baru. Sehingga menambah semangat dalam mendalami al-Qur’an. Pesantren yang dipimpin oleh KH. Badru Salam itu beralamat di Cibitung Muara, RT 02, Cibokor, Kecamatan Cibeber.

1

Selain itu, ada juga Masjid Miftahul Jannah di Dusun Mekarsari, Desa Padamulya, Kecamatan Pasirkuda, dan Pesantren Darul Huda di Kampung Cidadali, Desa Padamulya, Kecamatan Pasirkuda yang menerima manfaat wakaf al-Qur’an.

“Saya atas nama pimpinan Pesantren Asshobaniyah, menyampaikan jazakumullahu khairan katsiran atas bantuan wakaf al-Qur’annya, yang diamanahkan melalui Pesantren Asshobaniyah. Semoga amal jariyah bapak dan ibu sekalian terus mengalir dan berkah fidunya wal akhirah,” papar Ustadz Suherlan.

“Masih ada puluhan pesantren di pelosok Cianjur ini yang sangat membutuhkan al-Qur’an. Oleh karena itu, mari bantu mereka dengan berwakaf al-Qur’an,” tambahnya.

Ribuan santri yang sedang menimba ilmu agama sangat membutuhkan al-Qur’an. Yuk, kita bantu mereka dengan berwakaf al-Qur’an.

Jangan lewatkan ladang amal ini. Panggilan dari Surga telah menanti Anda. Insya Allah, pahalanya akan terus mengalir meskipun usia Anda telah berakhir.*Dadang Kusmayadi/sejutaquran.org

Related Articles

Leave a Comment

× Ada Yang Bisa Kami Bantu?