Wakaf Al-Qur’an di Cemoro Sewu

Kabut tebal menyelimuti Cemoro Sewu. Udara dingin menusuk-nusuk. Namun, pagi itu sudah tampak beberapa aktivitas warga, terutama para pedagang di pinggir jalan.

Puluhan orang tampak turun dari sebuah truk. Sambil menurunkan tas ransel yang cukup besar.

Di pinggir jalan raya itu terdapat sebuah masjid sederhana, An-Nuur. Tepatnya di jalan raya Tawangmangu-Plaosan, Desa Ngancer, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur  Di seberang masjid itu terdapat loket atau pos pendakian Cemoro Sewu untuk menuju Gunung Lawu.

Kata salah seorang warga, meski sederhana tetapi Masjid An-Nuur ini ramai, selain masyarakat sekitar yang menunaikan shalat juga oleh para pendaki gunung.

Pada Jum’at, 25 Juni 2021 lalu, tim SAR Hidayatullah Jatim menyerahkan al-Qur’an dari Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH) kepada pengurus Masjid An-Nuur.

“Saya atas nama pengurus masjid An-Nuur mengucapkan banyak terima kasih kepada Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah, kepada SAR Hidayatullah Jatim yang telah memberikan al-Qur’an kepada kami,” ujar Sarwono Ketua takmir Masjid An-Nuur Cemoro Sewu. “Insya Allah, sangat bermanfaat bagi jamaah di masjid ini,” imbuhnya.

Kemudian Sarwono pun menyampaikan doa. “Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah dan mendapatkan keberkahan, pahalanya terus mengalir kepada para pewakaf.”

Penyebaran al-Qur’an ini merupakan bagian dari kegiatan SAR Hidayatullah Jawa Timur yang bersinergi dengan Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH).

Acara penyerahan al-Qur’an tersebut sengaja dilakukan sebelum para peserta memulai pendakian ke Gunung Lawu. Hal ini dimaksudkan agar acara tebar al-Qur’an bisa lebih khidmat.

Kegiatan pendakian ke Gunung Lawu ini merupakan Pendidikan dan Pelatihan Lanjutan Search And Rescue (SAR) Hidayatullah Jawa Timur yang dikemas dalam kegiatan pendakian dan tebar al-Qur’an. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti oleh 46 peserta. Selain sebagai latihan jasadiyah, kegiatan ini juga bertujuan untuk menguatkan semangat dakwah dan ukhuwah persaudaraan anggota SAR Hidayatullah se-Jawa Timur.

Sementara itu, Umar, ketua panitia kegiatan mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH) dan Majalah Suara Hidayatullah (Sahid) yang ikut serta mensukseskan kegiatan pendakian dan tebar al-Qur’an tersebut.

Kami ucapkan terima kasih kepada YAWASH dan Sahid juga semua pihak yang ikut serta mensukseskan kegiatan ini. Saya bangga kepada semua peserta yang sangat semangat dan kompak. Berangkat semangat, pulang selamat, Allahu Akbar,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Desa Ngancar terletak di sebelah selatan kaki Gunung Lawu, tepatnya di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Masyarakat Desa Ngancar mayoritas bermata pencaharian sebagai petani. Tanahnya subur. Komoditas pertanian yang paling banyak adalah sayuran, seperti wortel, kentang, dan kubis.

Sementara itu, Cemoro Sewu adalah pintu gerbang pendakian untuk menuju ke Gunung Lawu dari jalur Jawa Timur, yang lokasinya ada di seberang Masjid An-Nuur.*SAR Hidayatullah Jatim, Dadang Kusmayadi/Suara Hidayatullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *