Mushaf al-Qur’an yang diwakafkan dapat menjadi jalan bagi banyak santri untuk belajar dan mencintai al-Qur’an.
Senyum kecil itu merekah. Ada bahagia yang sederhana, tetapi terasa dalam. Sebuah mushaf baru dipegang erat Fathian, (kelas 2 SD) dan Riski (kelas 1 SD). Keduanya adalah santri Rumah Qur’an (RQ) Mardhatillah yang berada di Dusun Singga, Desa Lakatan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Dengan polos, keduanya mengungkapkan rasa syukur. “Terima kasih al-Qur’an dan buku Iqro’ barunya. Kami senang, insya Allah sangat bermanfaat,” ujar mereka.
Momen kebahagiaan para santri tersebut hadir melalui ikhtiar Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah (YAWASH) dalam program Wakaf Sejuta Al-Qur’an.

Selain RQ Mardhatillah, bantuan juga disalurkan kepada Yayasan Uwais Al-Qarni, Panti Asuhan Ihsanul Ummah, RQ Al-Hidayah, RQ Darul Arqom, dan RQ Baiturrahman, serta beberapa lembaga Islam lainnya di Kabupaten Tolitoli.
Kebahagiaan serupa juga terpancar dari wajah para santri di Panti Asuhan Ihsanul Ummah. Fathul Mubarak dan Mughira Annisa, keduanya siswa kelas 5 SD, menjadi bagian dari para santri yang menerima mushaf al-Qur’an dan Iqro’.
Rasa syukur itu turut disampaikan Ketua Panti Asuhan Ihsanul Ummah, Ustadz Ahmad Nasaruddin.

“Santri dan pengurus Panti Asuhan Ihsanul Ummah mengucapkan jazakallah khairan katsiran atas pemberian al-Qur’an dan buku Iqro’ kepada kami,” ujarnya. Ia pun turut mendoakan agar Allah SWT melimpahkan rezeki yang luas dan keberkahan kepada para pewakaf.
Ungkapan terima kasih juga disampaikan oleh Ketua RQ Hidayatullah Darul Arqom Ustadzah Alfina Damayanti. Menurutnya, bantuan wakaf al-Qur’an sangat berarti bagi para santri dalam menunjang kegiatan mengaji.
“Kami, santri dan pengurus Rumah Qur’an Hidayatullah Darul Arqam, mengucapkan terima kasih atas pemberian wakaf al-Qur’annya. Semoga Allah membalas dengan sebaik-baik balasan, melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan rezeki yang luas kepada para donatur,” ungkapnya.
YAWASH mengajak masyarakat untuk terus mendukung gerakan wakaf al-Qur’an. Sebab, masih banyak RQ, TPA/TPQ, pesantren, dan lembaga pendidikan Islam di pelosok negeri ini yang membutuhkan mushaf al-Qur’an, buku Iqro’, jilbab, mukena, serta sarana penunjang ibadah lainnya. Dadang Kusmayadi/sejutaquran.org




